Iman Kepada Qada Dan Qadar
A. Pengertian Qada dan Qadar
Menurut bahasa (etimologis) qada artinya menetapkan, Dan secara istilah (terminologis) adalah ketetapan Allah yang bersifat azali (sudah ada sebelum keberadaan makhluk) bagi setiap makhluk-Nya.
Qadar secara bahasa (etimologis) berarti memutuskan. Secara bahasa (terminologis), qadar adalah keputusan Allah yang terjadi pada diri seseorang atau makhluk-Nya yang lain, berdasarkan ketetapan dan usaha serta do'a yang dilakukan orang tersebut.
Beriman kepada qada dan qadar berarti meyakini bahwa Allah telah menetapkan segala sesuatu bagi seseorang atau makhluk lainnya, akan tetapi Allah berkuasa untuk mengubah ketetapan-Nya tersebut apabila yang bersangkutan berusaha dengan sungguh-sungguh dan berdo'a dengan ikhlas dan khusyuk kepada-Nya.
B. Dalil-dalil tentang Beriman kepada Qada dan Qadar
ﻋَﻦْﺣُﻤَﻴْﺪﺑﻦﻋﺒﺪﭐﻟﺮﺣﻤﻦﭐﻟﺤﻤﻴﺮﻱﻗﺎﻝﻗﺎﻝﺭﺳﻮﻝﭐﷲﺹﻡﭐﻹِْﻳْﻤَﺎﻥُأَﻥْﺗُﺆْﻣِﻦَﺑِﺎﷲِﻭَﻣَﻠٰﺌِﻜَﺘِﻪِﻭَﻛُﺘُﺒِﻪِﻭَﺭُﺳُﻠِﻪِﻭَﭐﻟْﻴَﻮْﻡِﭐﻵْﺧِﺮِﻭَﺗُﺆْﻣِﻦَﺑِﺎﻟْﻘَﺪَﺭِﺧَﻴْﺮِﻩِﻭَﺷَﺮﱢﻩ
ِArtinya:
“Dari Humaid bin Abdurrahman Al Humairi berkata, telah bersabda Rasulullah SAW: ‘’Iman itu ialah engkau percaya kepada Allah SWT, malaikat-Nya,kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan percaya kepada qadar yang baik dan buruk’’. (H.R. Muslim).
وَكَانَ أَمْرُ اللَّهِ قَدَرًا مَقْدُورًا
Artinya:
" Dan ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku.” [Al-Ahzab/33 :38]
C. Fungsi Iman Kepada Qada dan Qadar
* Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
* Bersikap optimis dan selalu berusaha untuk menggapai yang terbaik.
* Sabar dan Tawakal.
* Terhindar dari sikap tercela, seperti duka yang berlebihan di dalam menyikapi kegagalan.
* Meningkatkan ketenangan hidup
* Menghindarkan diri dari dosa dan maksiat.
(Sumber; Buku kerjaku Belajar Agama
Islam (3B) Penulis:Khalifaturrahman fath
Penerbit: Erlangga, 29/01/2017)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar